Pembukuan Online Shop

Pembukuan online shop – Mengapa mesti bikin pembukuan? Jika satu usaha menginginkan sustain/bertahan lama, jadi pembukuan adalah satu diantara elemen yg tidak bisa diabaikan. Sekilas pembukuan mungkin saja terlihat rumit. Tetapi apabila kita ketahui beberapa langkah yang benar, jadi bikin pembukuan sampai jadi satu neraca keuangan sesungguhnya begitu mudah sekali. Nah, kesempatan ini saya bakal memberi sedikit teorinya, mudah-mudahan berguna. Kumpulkan serta analisis data transaksi, sistem pembukuan diawali dari sistem pengumpulan data transaksi keuangan berbentuk bukti transaksi pembayaran. Bukti transaksi pembayaran bisa berupa kwitansi, akte, surat kesepakatan, wesel, dan lain-lain. Dari bukti yang didapat, lalu dikerjakan identifikasi serta analisis transaksi untuk memastikan kevalidan nilai serta status transaksi itu.

Sesudah bukti transaksi dianalisa, sistem setelah itu yaitu memasukkan nilai yang disadari kedalam jurnal catatan transaksi. Sistem menulis jurnal ini bisa dikerjakan tiap-tiap ada transaksi baru atau dikerjakan sekalian sesudah transaksi sepanjang 1 hari terkumpul. Tetapi lebih dianjurkan untuk menulis jurnal tiap-tiap ada transaksi. Hal semacam ini untuk hindari terjadinya “miss posting”. Bikin neraca percobaan umumnya dikerjakan tiap-tiap mendekati penutupan buku. Sistem bikin neraca percobaan (trial balance) ditujukan untuk meyakinkan kalau nilai type account bersaldo debet sama juga dengan type account bersaldo credit (seimbang). Atau keseluruhannya, jumlah nilai transaksi debet sama juga dengan transaksi credit. Bisa disebutkan saldo-saldo akhir account bersaldo debet dijumlahkan, serta saldo-saldo account bersaldo credit juga dijumlahkan, lantas dibanding. Bila nilainya sama bermakna balance (telah benar).

Sesudah kesimbangan terwujud, baru lalu ‘laporan keuangan’ dapat disusun. Neraca keuangan yaitu satu diantara product paling utama sistem akuntansi. Terbagi dalam empat type laporan, yakni: laporan laba rugi diisi laporan laba atau rugi bersih perusahaan dalam satu periode. Neraca diisi laporan posisi keuangan perusahaan pada pos-pos aset, modal, serta kewajiban laporan arus kas diisi laporan info aliran keluar masuk kas dalam satu periode. Laporan pergantian ekuitas/modal diisi laporan yang tunjukkan pergantian modal yang memiliki dalam satu periode.